Oleh: Bayu & Linda
Ada pengalaman tersendiri ketika berdialog dengan Riyanto Marsinggih (RM), yang sekarang telah menjadi Ketua RW 05, terpilih dan tinggal menunggu pelantikan.Setelah saya menjalani operasi URS untuk batu ginjal pada tanggal 24 November 2025, pada hari Rabu, 26 November 2025, saya dijinkan pulang dari RS. Santosa Kopo dan kebetulan saya dijemput oleh RM, yang berbaik hati menawarkan kebaikan ini.
Ketika berbincang didalam mobil, Riyanto Marsinggih, minta tolong agar visi dan misi dia dimasukan kedalam WA Group Warga RT. 05. Kopo Elok, untuk sosialisai kampanyenya kepada warga.
Karena ini kebaikan saya pun menyetujuinya untuk di share pada WA Group Warga dan kebetulan saya sendiri sebagai admin WA Group tersebut. RM, bilang sama saya, jika saya terpilih saya akan memposisikan sebagai "Ketua RW 05, yang Amanah". Saya pun menyetujuinya dan langsung share ke WA Group Warga RT 05, dengan hastag #Ketua RW 05 Yang Amanah.
Apa Makna "Amanah", yang dimaksud oleh Riyanto Marsinggih, Itu ?.
Secara Etimologis kata "Amanah" berasal dari bahasa Arab Amanah dari akar kata Amina, yang berarti memberikan rasa aman, dapat dipercaya, serta menjaga titipan. Jadi jika kita hubungkan dengan kepemimpinan yang dimaksud oleh Riyanto Marsinggih: Kepercayaan warga adalah titipan yang suci, yang harus dijalankan dengan kejujuran, integritas dan tanggung jawab tanpa pamrih.
Amanah berarti:
Kepercayaan yang diberikan kepada seseorang
Tanggung jawab yang harus dijaga dan dilaksanakan.
Kewajiban moral yang harus ditunaikan dengan jujur.
Dalam konteks sehari-hari, amanah bisa berupa jabatan, tugas, janji, harta, bahkan titipan rahasia.
Secara filosofi, amanah memiliki makna yang lebih dalam:
Amanah melambangkan keselarasan antara kata, hati, dan tindakan. Orang yang amanah berarti:
Menepati janji,
Tidak mengkhianati kepercayaan,
Menjalankan tugas sesuai nilai kebaikan.
Filosofinya: setiap manusia memikul tanggung jawab atas apa yang ia lakukan di dunia.
Amanah tidak hanya tentang tugas luar, tetapi juga pertanggungjawaban kepada diri sendiri dan pada nilai-nilai kebenaran.
Amanah adalah fondasi dari:
Kepercayaan masyarakat,
Kepemimpinan yang baik,
Hubungan harmonis.
Tanpa amanah, relasi manusia mudah rusak.
Dalam banyak tradisi spiritual (termasuk agama), amanah dianggap nilai suci karena:
Sebuah tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan secara moral maupun spiritual.
Mengandung unsur kejujuran, ketulusan, dan keadilan.
Amanah menuntut seseorang untuk:
Tidak semena-mena,
Tidak mengambil yang bukan haknya,
Mampu menjaga diri meski tidak diawasi.


0 Komentar