![]() |
| Bayu S. Hidajat |
Malam ini saya turunkan dialog santai sambil minum kopi dengan Bayu Sundana Hidajat, saya beri initial BSH yang tiada lain adalah suami saya sendiri, yang telah mrngundurkan diri pertanggal 01 Februari 2023.
Yuk kita simak penuturan dialog santai ini dalam paparan singkat dibawah ini:
Kenapa mengundurkan diri apakah ada sesuatu dengan Ketua RW 005 Periode Kepengurusan 2022-2025 ?.
Dijawab dengan senyum dan kelakar: Katanya mau ngobrol santai, Bu Linda, aku harus seruput kopi dulu kayaknya biar "cenghar", jujur aku langsung ngantuk, deh, diwawancara "ku pamajikan sorangan" :-))
Baiklah, keyword-nya adalah ada sesuatu dengan Ketua RW 005 Periode Kepengurusan 2022-2025, saya langsung jawab yaa, "Tidak Ada Sesuatu", kalaupun ada perbedaan pendapat, pola pikir dalam memandang suatu masalah itu hal wajar dalam kepengurusan organisasi yang sehat dan demokrasi, itu adalah Hal Wajar. Yang paling penting itu, kita harus mampu saling menghargai suatu perbedaan, kalau kita terbiasa positive thinking, pasti ada hikmah dibalik perbedaan, sebab perbedaan itu bagian dari proses edukasi dan belajar itu wajib bagi kita selama kita hidup. Begitu pendapat saya, Bu Linda.
Istriku kan tahu sendiri, saya adalah pengusung dan pendukung Ketua RW 005 yang terpilih untuk periode kepengurusan 2022-2025. Saya masih ingat betul waktu itu tanggal 14 Oktober 2022, Pak Ghozali dan Pak Riyanto Marsinggih, ketemu saya di Jl. bayu, Beliau pamit minta ijin dan dukungan mau nyalon jadi Ketua RW. 005.
Untuk kebaikan, sejak kapan saya menolak kebaikan. Lewat kampanye melalui sosial media lewat situs weblog: Ghozali Center for Development melalui link ini: https://ghozalicfd.blogspot.com/2022/10/sambutan-kemenangan-ir-ghozali-hm-mm-csp.html saya memulai membantu beliau untuk jadi RW. 005.
Kalau pendukung kenapa mengundurkan diri diawal ?.
Takdir Tuhan melalui suara warga berpihak kepada Pak Ghozali, beliau memenangkan pemungutan suara tanggal 23 Oktober 2022, menang dengan perbedaan 12 suara, seandainya ikhtiar saya melalui program kampanye di media sosial memberi kontribusi, yaa, sudah finish sampai sini dan yang namanya membantu jangan minta pamrih, dong.
Saya tidak pernah meminta posisi jabatan apapun di pengurusan RW. 005, kepada beliau, Saya juga tidak diundang pada pembentukan kepengurusan awal di jalan cakrawala, karena saya sudah berkomitmen kepada beliau bahwa saya hanya mengantar sampai gerbang kemenangan saja.
Walaupun dari hasil rapat awal itu saya ditempatkan sebagai Seksi IT Communication atau Humas RW. 05. Itupun atas usulan Pak Beni Jl. Cakrawala. Oke saya bersedia tapi hanya satu tahun saja sambil mendidik generasi muda yang pemikirannya masih fresh, kalau saya kan sudah 59 tahun, sadar diri lah aki-aki mah sudah saatnya parkir dan kapan akan memberi kesempatan sama generasi muda...hehehe.
Pengunduran di BSH itu belum 1 tahun baru iga bulan lebih ?
Itu realita perjalanan organisasi perjalanan kepengurusan. Ternyata beban kerja saya menjadi berat, secara nyatanya saya harus handle pekerjaan kesekretariatan karena kalau saya berpendapat Riyanto Marsinggih itu tidak tepat ditempatkan pada posisi Sekretaris RW 005, karena managerial skill terbatas posisi Sekretaris terlalu berat baginya kalau menurut saya, bahkan kemampuan untuk administrasi juga terbatas, dan saya sudah memberikan pertimbangan kepada Ketua RW. Tetapi hak prerogative Ketua RW 005, untuk mempertahankan Riyanto Marsinggih sebagai Sekretaris RW. 005.
Atas dasar inilah saya mengambil sikap dan pilihan untuk mengundurkan diri sebelum satu tahun, objectivenya saya harus memberikan kesempatan belajar lebih banyak sebagai Sekretaris RW. 005. kepada Riyanto Marsinggih, agar dia mampu mandiri dan benar-benar berdiri sendiri. Disamping itu saya secara pribadi juga ada beberapa program diluar kerja sosial di kepengurusan RW. 005.
Bu Linda tau sendiri deh, dapurkan harus tetap ngebul walau saya sudah pensiun sangat sadar sepenuhnya, aki-aki pensiunan gini mah belum tentu laku dipasaran juga, tapi saya harus objective dab berikhtiar urusan dapur mah tidak bisa ditunda, Bu Linda.
Mau kemana dan ada program apa setelah keluar dari kepengurusan RW. 005 ?.
- Saya harus kembali bergabung dengan sahabat-sahabat saya ditempat kerja terakhir yaitu di PT. Prowell Energi Indonesia. Sahabat saya 36 orang, ter PHK tanpa pesangon, saat ini sedang berproses menunggu mediasi dari Disnaker Kab. Bekasi. kalau anjuran mediasi gagal berarti harus berprosesn di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).
- Saya sendiri sedang berproses hukum di PHI, walaupun sudah menang dan berketetapan hukum ternyata uang pesangon dan dwangsom baru dibayar 20%, dan terpaksa harus Aanmaning atau sita paksa dengan kurator di PHI.
- Saya sedang menulis buku "Analisis Teknik Material Damascussteel Yang Diaplikasikan Untuk Pembuatan Kujang Pamor dan Perhiasan"., saya harus cari sponsor agar buku ini bisa terbit. Suamimu itu kan background nya Mechanical Engineering juga tukang pisau, Lupa yaa. neh saya kasih link nya: https://kujangpamorsiliwangi.wordpress.com/bayu-s-hidajat/ dan ini satu lagi di you tube https://youtu.be/W5s4Hz_V8PY
- Ada beberapa sahabat yang berbaik hati setelah saya pensiun untuk minta konsultasi teknis untuk pembuatan Tools Slickline karena bidang saya di oil & gas services dan geothermal energy adalah material tools engineering.
- Ada beberapa program untuk misi kemanusiaan dari rekan-rekan Non Government Organization, ngisi beberapa jurnal karena profesi saya juga kontributor dan citizen journalist.

3 Komentar
Tetap Semangat ya Bro Bayu .
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
HapusKita simpel, Bray. Bagi saya kalau mau berbuat kebaikan untuk sesama itu tidak harus duduk pada Kepengurusan RW dan yang menilai kebaikan yang telah kita perbuat itu di akhirat mutlak prerogative Allah SWT., di dunia silahkan setiap orang bebas menilai. Semangat mah harus tetap terjaga, selama kita punya niat baik dan tujuan hidup. Salam Kebaikan buat semuanya.... :-)
Hapus